Showing posts with label Sports. Show all posts
Showing posts with label Sports. Show all posts

Saturday, June 11, 2016

Si Singa Laut 'Watson' Prediksi Perancis Juara Euro 2016

Mengikuti jejak mendiang Paul si gurita, singa laut Watson menjadi hewan laut yang memprediksi hasil pertandingan Euro 2016.

Ingin meneruskan jejak Paul si gurita, Watson si singa laut ini memprediksi Perancis sebagai tim juara Euro 2016. Foto : Reuters
Dilansir Citizen6, Sang singa laut Watson memprediksi tim sepak bola Prancis sebagai pemenang di kejuaraan sepakbola Euro 2016. Dilansir dari Reuters, Sabtu (11/6/2016), Watson dengan yakin memilih bendera nasional Perancis sebagai tanda juara Euro 2016.

Sebelumnya, yang berada di kebun binatang di kota Amneville, Perancis ini akurat memprediksi tim sepak bola Perancis ke perempat-final Piala Dunia 2014. Dengan tepat binatang seberat 350 kg memprediksi tepat setiap hasil pertandingan yang dilakoni Perancis. Hingga akhirnya Prancis tersingkir 1-0 oleh Jerman.

Simak kelanjutan video aksi Watson menebak juara Euro 2016 berikut:



Sumber

Friday, April 22, 2016

Peringati Hari Kartini, Beredar Foto Rossi Pamer Helm Corak Kartini Bikin Heboh

Media masa digegerkan dengan sebuah gambar Valentino Rossi sedang memamerkan helm balap bercorak wajah Kartini. Dalam gambar, 'Rossi' juga mengungkapkan dirinya sangat terinspirasi sosok pahlawan penegak emansipasi perempuan tersebut.

 


Gambar tersebut diketahui untuk kali pertama muncul pada Kamis (21/4/2016), ketika Bangsa Indonesia memperingati lahirnya Kartini. Dalam gambar, 'Rossi' juga seakan menuliskan kesan-kesannya pada sosok kelahiran Jepara, 21 April 1879 itu.

"Why I Use kartini? she is my inspired, my logo moon and sun have meaning "habis gelap terbitlah terang" thanks my women hero, happy Kartini Days," demikian tulisan yang melengkapi gambar tersebut.

Helm berwajah Kartini diyakini merupakan ciptaan para fans The Doctor di tanah air. Pasalnya, setelah ditelusuri di jejaring sosial pribadi milik Rossi dan timnya, gambar tersebut tidak ditemukan.

Rossi sendiri merupakan pembalap MotoGP paling berpengalaman yang eksis hingga musim ini. Pembalap asal Italia itu tengah memburu gelar juara dunia ke-10.

Sumber: sindonews.com

Monday, April 4, 2016

Mengintip Teknologi Canggih yang Tersemat Dalam 'Racing Suit' MotoGP



Aksi saling salip tak jarang membuat pembalap MotoGP tergelincir. Sebagai balapan paling bergengsi di ranah roda dua, tentu saja para ahli mempertimbangkan keselamatan `si joki.` Salah satunya mewajibkan mereka mengenakan racing suit sebagai perlengkapan keselamatan.

Perlengkapan ini tentu saja dibuat dengan spesifikasi yang istimewa untuk mencegah cedera. Lalu teknologi macam apa yang tertanam di seperangkat pakaian itu? Menurut laman Redbull, semua racing suit yang dikenakan pembalap dibuat dari bahan yang sangat baik dan teknologi terkini dengan tingkat perlindungan tertinggi.
Jeremy Appleton dari Alpinestars menjelaskan total berat racing suit sekira 4,5 kg. Bahan yang digunakan adalah kulit sapi atau kanguru, dengan pengukuran yang berbeda bagi tiap pembalap di pra musim. Tebalnya antara 1,2-1,4 mm.

Bagian punuk terbuat dari serat kevlar. Berguna secara efektif untuk menyangga helm jika jatuh. Bagian ini juga berguna sebagai mirkoprosesor yang mengatur sirkulasi pendingin racing suit. Terdapat juga cadangan air minum.


Tiap panel dari pakaian ini disambung dengan jahitan khusus memakai benang kevlar yang kuat. Semua panel dijahit ganda, dan dalam beberapa bagian yang rawan terbentur dijahit dengan lebih banyak jahitan .

Bagian penting lainnya adalah lutut, siku, dan bahu. Semua bagian racing suit itu dilapisi dengan thermo plastic spesial tebal yang keras di tengah, tapi lembut di luar. Bagian ini berfungsi untuk meredam benturan.


Racing suit MotoGP juga dilengkapi dengan airbag yang melindungi tubuh bagian atas. Airbag akan mengembang sekira 4 sampai 5 cm jika pengendara jatuh dan sensor yang terdapat pada punuk berfungsi.

Terakhir adalah soal aliran udara. Jika dilihat lebih dekat, maka racing suit pembalap MotoGP akan terlihat bolong-bolong di bagian depan dan belakang. Ini membuat pengendara tetap merasa nyaman saat balapan.






Sumber 

Wednesday, February 24, 2016

Lucu, Mobil F1 Rio Haryanto Antara Manor MRT05 Vs Metromini



Kabar penting datang dari tim Manor Racing yang baru saja merilis mobil F1 dengan nama MRT05. Hampir semua situs penggemar F1 mewartakan kabar gembira itu, tak terkecuali di Indonesia.

Maklum saja, MRT05 itu nantinya akan ditunggangi Rio Haryanto. Rio Haryanto dan Manor dalam beberapa hari ini telah memenuhi linimasa para pengguna internet (netizen) di Indonesia.

Untuk menguji mobil baru itu, Pascal Wehrlein, rekan satu tim Rio Haryanto, telah menjalani sesi uji coba yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Senin (22/2/2016). Banyak yang mengelu-elukan MRT05 ini. Namun, ada pula yang menyambutnya biasa saja, sebagian tetap nyinyir.

Akun Twitter @ManorRacing juga turut memublikasikan foto MRT05 bersama dua orang pebalapnya, yaitu Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein. "Dream car," begitu sebut @ManorRacing mengunggulkan mobilnya.



Tim Manor Racing meluncurkan mobil yang akan digunakan kedua pembalap anyarnya yakni Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein di Formula One (F1) 2016.

Dalam foto yang diunggah akun Twitter resmi @ManorRacing, mobil tersebut berwarna biru-merah-biru. Selain itu terdapat tulisan 'Pertamina' di sayap belakang.

Namun muncul meme yang menyebut mobil Rio Haryanto mirip dengan cat metromini. Dengan cepat foto yang menyandingkan mobil Rio dan Metromini beredar di media sosial.

Sejumlah warga Indonesia menanggapinya dengan canda. Rata-rata bernada positif dan mendukung pebalap muda ini.

"Sopir F1 lain nggak tahu gimana Metromini jadi raja jalanan di Jakarta. Semoga nanti Rio juga jadi raja di Sirkuit," kata Didi.

"Rio nyetir kayak sopir Metromini, pebalap lain pada minggir!" komentar seorang netizen.

Netizen lain berkomentar. "Biar inget sama Indonesia terus, sampai mobil F1 juga dicat mirip Metromini. Good luck Rio!

Sumber
Sumber

Saturday, February 20, 2016

Pilih Nomor HOKI 88, Rio Haryanto Siap Rebut Juara Formula 1


Rio Haryanto resmi mengenakan nomor hoki 88 pada dalam lomba Formula 1 (F1) musim 2016. Rio resmi menjadi pembalap Manor Racing Team untuk musim lomba 2016, Kamis (18/2/2016). Pembalap kelahiran Surakarta, 22 Januari 1993, itu akan dipasangkan dengan pembalap Jerman Pascal Wehrlein.

Sesuai regulasi lomba musim ini, driver yang memilih sendiri nomor yang mereka kenakandan Rio Haryanto memilih nomor 88. Pihak Manor Racing dalam akun resmi Twitter menyatakan Rio akan menggunakan nomor yang dalam tradisi Tiongkok bermakna keberuntungan.Sedangkan Pascal Wehrlein mengenakan nomor 94. "Pembalap anyar kami, Rio Haryanto kini bangga mengenakan nomor 88," demikian kicau Manor Racing (@ManorRacing).



 Pemilik Manor Racing Stephen Fitzpatrick percaya Rio memberi warna dalam persaingan Formula 1 musim ini. Rekam jejak prestasi Rio sudah dipantau Manor Racing sejak lama. "Dengan senang hati kami mengumumkan Rio (Haryanto) sebagai pembalap kami yang kedua di musim 2016,’’kata Stephen.

Setelah ini Rio akan menjalani tes pramusim pada pekan depan. Sedangkan Jumat (19/2/2016) Rioa bertolak ke Spanyol untuk mengikuti tes pramusim sesi pertama. "Manor Racing merupakan tim dengan visi yang menarik dan rencana yang ambisius. Saya tidak sabar segera  menggeber mobil," kata Rio.

Berikut Nomor Driver F1 Musim 20163 - Daniel Ricciardo
5 - Sebastian Vettel
6 - Nico Rosberg
7 - Kimi Raikkonen
8 - Romain Grosjean
9 - Marcus Ericsson
11 - Sergio Perez
12 - Felipe Nasr
14 - Fernando Alonso
19 - Felipe Massa
20 - Kevin Magnussen
21 - Esteban Gutierrez
22 - Jenson Button
26 - Danill Kvyat
27 - Nico Hulkenberg
30 - Jolyon Palmer
33 - Max Verstappen
44 - Lewis Hamilton
55 - Carlos Sainz Jr.
77 - Valtteri Bottas
88 - Rio Haryanto
94 - Pascal Wehrlein

Sumber

Friday, February 19, 2016

Resmi Masuk Formula 1 Setelah 16 Tahun Berjuang: Rio Haryanto, Siap Menantang Para Raja F1!

Doa Rio akhirnya terjawab juga. Target untuk mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan bergengsi Formula 1 akhirnya tercapai setelah 16 tahun perjuangannya.




Sebenarnya Rio Haryanto juga bekerja dalam diam. Namanya baru benar-benar menjadi sorotan saat dia mencari dana untuk bisa berpartisipasi di kompetensi bergengsi dunia, Formula 1. Dana partisipasi yang mencapai 15 juta Euro — atau setara 223 milyar Rupiah — menjadi perdebatan. Pantas nggak sih uang negara sebanyak itu dicurahkan demi satu orang?
Namun kepastian baru datang tadi malam, Setelah perdebatan dan bahkan juga ejekan, Rio resmi membalap di ajang Formula 1 musim depan bersama tim Manor-Mercedes. Rio akan menjadi partner Pascal Wehrlein, pembalap asal Jerman.

Perlu dicatat: Rio bukan pembalap karbitan. Bakatnya sudah diasah sejak umur 6 tahun, dan sampai sekarang dia bertahan



Rio memang harus luntang lantung mencari dana dulu untuk bisa berkompetisi di ajang Formula 1. Karena itulah, dia menerima sebutan berkonotasi negatif “pay driver”. Tapi sebenarnya, fenomena pay driver ini sudah bukan hal baru di Formula 1. Bahkan pembalap legenda seperti Niki Lauda, Michael Schumacher dan Fernando Alonso juga pernah dilabeli pay driver.
Kalau pun pay driver, yang perlu dicatat adalah Rio bukan seorang pembalap karbitan! Selama 16 tahun, karier Rio tumbuh beriringan dengan bertambahnya umurnya. Prestasi dalam dunia balap diukir sejak umur 9 tahun di kancah nasional. Prestasinya di kancah internasional juga gak bisa diremehkan. Rio memenangi Formula BMW Asia Pasifik di tahun 2009 dan selama 4 tahun membalap di GP2, memenangi 3 balapan sepanjang tahun 2015.

Sirkuit-sirkuit balap legendaris F1 juga pernah Rio jajal sebelumnya. Dia bukan bocah kemarin sore yang hanya modal ganteng dan latar belakang keluarga berada


Sejak tahun 2008 Rio sudah mengembangkan sayapnya ke dunia balap internasional, meski hanya taraf se-Asia. Tahun-tahun setelahnya, karir Rio pun berkembang dengan pesat. Kompetisi seperti Formula BMW dan GP2 dijajal olehnya. Beberapa kali pula mengukir juara.
Di tahun 2010 Rio sudah berkesempatan menjadi salah satu pembalap muda indonesia yang ikut uji mobil F1, di Abu Dhabi. Lalu, di 2012 sampai 2015 Rio berpartisipasi penuh di ajang GP2 series. Setidaknya meski belum ikut ajang F1, Rio juga sudah merasakan sirkuit-sirkuit legendaris yang juga tuan rumah F1.


Stephen Fitzpatrick, pemilik Manor Racing saja mengakui perfoma Rio di GP2 sangat memikat. Jadi kami percaya kamu memang pembalap muda Indonesia yang punya potensi kuat



Cerita mulai dari bagaimana Rio sukses mencetak pole position di trek basah di sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia. Sampai posisi podium di Silverstone, Inggris dan jalan raya Monte Carlo. Dipperkuat dengan pengakuan Stephen Fitzpatrickkalau, kalau perfoma Rio di GP2 sangat mengikat.
Kalau si bos besar saja sudah percaya dengan kemampuan Rio, kami pun merasa harus percaya kalau kamu memang pembalap muda Indonesia yang punya potensi kuat.

 

Sumber